HASIL SIDANG AHOK HARI INI : AHOK DIVONIS 2 TAHUN PENJARA

0
418
Hasil Sidang Vonis Ahok

HARIANSPORT.COM – HASIL SIDANG AHOK HARI INI : AHOK DIVONIS 2 TAHUN PENJARA. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), akan membacakan vonis kasus dugaan penistaan agama. Sidang pembacaan vonis ini dilakukan hari ini, Selasa 9 Mei 2017 di Kementerian Pertanian.

Majelis hakim memutuskan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersalah dalam kasus penodaan agama, sehingga dijatuhi vonis 2 tahun penjara.

HASIL SIDANG AHOK HARI INI, SIDANG VONIS 9 MEI 2017

Majelis hakim berpendapat Ahok terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penmodaan agama.

“Menyatakan tedakwa Ir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana pendoaan agama. Menjatuhkan pidana kepda terdakwa Oleh Karena itu pidana penjara dua tahun,” kata ketua majelis hakim Dwiarso di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Hakim kemudian memerintahkan Ahok untuk ditahan. “Memerintahkan terdakwa ditahan,” kata hakim.

Dalam persidangan ini, Ahok dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama karena pernyataan soal Surat Al Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

“Menyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan penodaan agama,” kata Dwiarso.

Majelis hakim menyebut penodaan agama dengan penyebutan surat Al Maidah dalam sambutannya saat bertemu warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Sebelum sidang vonis dimulia

Dalam sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum, menuntut hukuman satu tahun penjara dengan dua tahun masa percobaan pada Ahok. Mantan Bupati Belitung Timur itu dinilai bersalah dengan menyatakan permusuhan dan penghinaan sebagaimana dalam pasal 156 KUHP.

Ahok mengaku siap menghadapi apapun keputusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ia berharap vonis hakim pada dirinya tidak berdasarkan tekanan massa. Apapun keputusan hakim harus murni berlandaskan hukum.

Baca Juga  SAKSIKAN HASIL SIDANG ISBAT PENENTUAN AWAL RAMADHAN 1438 H, HARI INI JUM'AT 26 MEI 2017

Kasus yang menyita perhatian dunia ini bermula dari pernyataan Ahok saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016 yang menyitir Surat Al-Maidah ayat 51.

Ahok kala itu didakwa melanggar pidana alternatif kedua pasal 156 KUHP tentang penodaan agama dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun.

LEAVE A REPLY